Dalam
bahasa indonesia memang mengenal kata “kebudayaan” dan dalam
bahasa inggris dikenal dalam kata “culture”. Dalam istilah
kebudayaan tidak hanya sekedar mengenal tentang kesenian, warisan,
tradisi, adat, dan kebiasaan. Memang banyak masyarakat indonesia yang
lebih menggunakan istilah bahasa kebudayaan. Namun hal ini kurang
tepat jika sekedar menyebut istilah-istilah tersebut sehingga
perdebatan mengenai penggunaan kata “kebudayaan” ini sering
dibicarakan sehubungan dengan berbenya makna yang beredar di
masyarakat kita.
Penggunaan
kata “kebudayaan” yang bermakna beragam seperti yang disebutkan
diatas memang tidak sepatutnya seperti itu dikarenakan makna
sebenarnya dari kebudayaan bukan sekedar itu. Makna kebudayaan
sesungguhnya ialah aktifitas berpola manusia yang dilakukan terus
menerus secara bergantian dan rutin sehingga menjadi suatu kebiasaan.
Menurut Maryaeni adalah bahwa kebudayaan pada dasarnya merupakan
segala macam bentuk gejala kemanusiaan, dengan kata lain kebudayaan
merupakan fakta komplek yang selain memiliki kekhasan pada batas
tertentu juga memiliki ciri yang bersifat universal. Dalam definisi
tersebut tentu kebudayaan sangat berarti luas bukan hanya sekedar
mengenai warisan budaya leluhur. Kesenian, warisan, tradisi, adat
tidak sepatutnya menjadi definisi dari kebudayaan karena halhal
tersebut adalah sebagai bentuk bentuk kebudayaan untuk menjadikan
ciri dalam masyarakt atau komunitas tersebut bahwa didalamnya
terdapat suatu budaya yang khas dan berbeda dengan budaya yang lain.
Selain
itu, kebudayaan tidak bersifat statis namun dinamis. Hal ini berarti
kebudayaan selulu mengalami perubahan dan pembaharuan seiring dengan
perkembangan jaman yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya kesenian,
bahasa dan kebiasaan masyarakat tersebut akan selalu berkembang dan
semakin beragam.hal ini tidak menutup kemungkinan akan semakin
banyaknya budaya yang ada pada budaya indonesia. Akan tetapi, peran
pemerintah tidak harus lepas begitu saja. Pemerintqah akan menjadi
titik kunci untuk perkembangan budaya budaya yang ada. Peran
pemerintah justru sangat penting untuk mempertahankan budaya yang
ada. Contohnya pemerintah ikut membantu
dalam melestarikan budaya budaya lokal, mengadakan pementasan dan
memberi semangat terhadap tokoh masyarakat bahkan seniman jika ingin
melanggengkan budaya tersebut dengan memberi tempat khusus seperti
museum, galeri, teater, dsb.
Kebudayaan
bangsa lebih mengarah kepada simbol dan ciri dari masyarakat dari
bangsa tersebut. Dengan melihat kebudayaan suatu bangsa kita juga
dapat menyimpulkan langsung ciri, perilaku, dan kebiasaan dari
masyarakat di negara tersebut. Untuk itu, bangsa indonesia sendiri
telah diketahui oleh masyarakat seluruh dunia bahwa bangsa indonesia
memiliki kebudayaan dan bentuk budaya bahkan warisan budaya yang
beragam. Dengan begitu ciri, perilaku, dan kebiasaan masyarakat
indonesia juga beragam mulai dari sabang hingga merauke.Banyaknya
kebudayaan tersebut dicetuskanlah kalimat Bhinneka Tunggal Ika yang
berarti berbeda beda namun tetap satu. Hal ini dimaksud ialah
masyarakat indonesia memang memiliki beragam kebudayaan, suku,
bahasa, dll namun mereka semua akan tetap pada satu tujuan yaitu
bangsa Indonesia. Dengan begitu, diharapkan kepada pemerintah agar
tetap dan selalu menghargai dan menjunjung tinggi kebudayaan dan
warisan budaya di masing masing daerah. Tidak hanya itu, pemerintah
juga harus selalu mengoreksi dan mengawasi serta memperbaiki jika
terdapat kebudayaan yang menyimpang dan bahkan menjadi kebudayaan
yang salah namun tetap dilakukan oleh komunitas tersebut. Pemerintah
harus betindah tegas jika terdapat kesalahan semacam ini.
Jadi,
munculnya perbedaan makna mengenai kata “kebudayaan” memang
dirasa perlu dibahas hal ini bertujuan untuk meluruskan pemikiran
masyarakat mengenai arti kebudayaan itu sendiri. Perbedaan makna yang
terjadi masih terjadi dalam ruang lingkup yang sama yaitu budaya. Dan
yang terjadi dalam masyarakat ialah pemahaman mengenai budaya yang
sebatas ruang lingkup bentuk bentuk budaya seperti warisan budaya
leluhur dan ciri dari masyarakat tersebut dan yang satu pemahaman
mengenai budaya yang kebudayaan individu dan kelompok lebih spesifik
terhadap kebiasaan dan tingkah laku masyarakat. Pemahaman tersebut
bisa sajatidak timbul sehingga tidak terjadi perbedaan pendapat. Hal
ini dialakukan dengan cara pendekatan pendekata terhadap masyarakat
untuk menjelaskan lebih jauh ruang lingkup kebudayaan yang
sebenarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar