Minggu, 19 Oktober 2014

CONTOH TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI DAN PERLOKUSI


1. A : Pembayaran terakhir buku bacaan Bahasa Indonesia adalah hari ini. Kapan kamu akan bayar nak?
B : Uang saya tinggal Dua Ribu Rupiah bu.
(Ilokusi)
A : Yasudah. Lain waktu saja bayarnya.
(Perlokusi)
Konteks : Terjadi dialog antara ibu guru dan murid
Tempat : di kelas
A : Ibu guru
B : Murid

Lokusi : Menginformasikan bahwa uang saya tinggal Dua Ribu Rupiah.
Ilokusi : Bahwa tidak hanya sekedar menyampaikan informasi namun ada maksud lain yaitu ia tidak sanggup membayar bukunya sekarang.
Perlokusi : Ibu Guru emahami dan memaklumi alasan murid yang tidak bisa membayar saat itu sehingga ia memberikan beberapa waktu lagi untuk melunasinya.


2. A : Nak, ini nasi goreng buat sarapan pagi.
B : Banyak sekali porsi nasi goreng ini bu. (Ilokusi)
A : Makan saja secukupnya. (Perlokusi)

Konteks : Terjadi dialog antara ibu dan anak di pagi hari.
Tempat : Rumah
A : Ibu
B : Anak

Lokusi : Menginformasikan bahwa porsi nasi goreng yang diberikan sangat banyak.
Ilokusi : Ada maksud selain menyatakan informasi yaitu ia tidak sanggup menghabiskan nasi goreng karena porsinya terlalu banyak.
Perlokusi : Ibu memahami dan memaklumi alasan sang anak yang tidak sanggup menghabiskan menu nasi goreng tersebut sehingga ia menyuruh untuk makan secukupnya saja / sesanggupnya.

3. A : Kamu mau makan apa?
B : Aku kenyang.
A : Oh. Yasudah.

Konteks : Terjadi dialog antara Budi dengan temannya (Tokoh B)
Tempat : Rumah
A : Budi
B : Teman Budi

Lokusi : Menginformasikan bahwa teman budi sudah kenyang dan tidak lapar lagi.
Ilokusi : Ada maksud selain menyatakan informasi yaitu ia menolak penawaran Budi untuk diberi makan karena ia sudah kenyang dan tidak lapar lagi.
Perlokusi : Budi memahami dan memaklumi alasan temannya yang tidak lapar sehingga ia tidak memberikan tawaran lagi dan tidak memaksa temannya untuk makan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar