1. A
: Pembayaran terakhir buku bacaan Bahasa Indonesia adalah hari ini.
Kapan kamu akan bayar nak?
B
: Uang saya tinggal Dua Ribu Rupiah bu.
(Ilokusi)
A
: Yasudah. Lain waktu saja bayarnya.
(Perlokusi)
Konteks
: Terjadi dialog antara ibu guru dan murid
Tempat
: di kelas
A :
Ibu guru
B :
Murid
Lokusi
: Menginformasikan bahwa uang saya tinggal Dua Ribu Rupiah.
Ilokusi
: Bahwa tidak hanya sekedar menyampaikan informasi namun ada maksud
lain yaitu ia
tidak sanggup membayar bukunya sekarang.
Perlokusi
: Ibu Guru emahami dan memaklumi alasan murid yang tidak bisa
membayar saat itu sehingga ia memberikan beberapa waktu lagi
untuk melunasinya.
2. A
: Nak, ini nasi goreng buat sarapan pagi.
B
: Banyak sekali porsi nasi goreng ini bu. (Ilokusi)
A
: Makan saja secukupnya. (Perlokusi)
Konteks
: Terjadi dialog antara ibu dan anak di pagi hari.
Tempat
: Rumah
A :
Ibu
B :
Anak
Lokusi
: Menginformasikan bahwa porsi nasi goreng yang diberikan sangat
banyak.
Ilokusi
: Ada maksud selain menyatakan informasi yaitu ia
tidak sanggup
menghabiskan
nasi goreng
karena porsinya terlalu banyak.
Perlokusi
: Ibu memahami dan memaklumi alasan sang anak yang tidak sanggup
menghabiskan menu nasi goreng tersebut sehingga ia menyuruh untuk
makan secukupnya saja / sesanggupnya.
3. A
: Kamu mau makan apa?
B
: Aku kenyang.
A
: Oh. Yasudah.
Konteks
: Terjadi dialog antara Budi dengan temannya (Tokoh B)
Tempat
: Rumah
A
: Budi
B
: Teman Budi
Lokusi
: Menginformasikan bahwa teman budi sudah kenyang dan tidak lapar
lagi.
Ilokusi
: Ada maksud selain menyatakan informasi yaitu ia
menolak penawaran Budi
untuk
diberi makan
karena ia sudah kenyang dan tidak lapar lagi.
Perlokusi
: Budi memahami dan memaklumi alasan temannya yang tidak lapar
sehingga ia tidak memberikan tawaran lagi dan tidak memaksa
temannya untuk makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar